Fotografer Profesional Tidak Lahir РMereka Belajar Menjadi!

Seberapa sering Anda melihat foto yang bagus dan membuat iri orang di belakang lensa? Pemandangan panorama, potret pemenang penghargaan, karya seni kuliner yang disajikan dengan indah, pics liar yang menakjubkan, situs / monumen bersejarah yang megah atau momen psikologis yang ditangkap oleh kamera dan mereka tampaknya merupakan karya genius yang mudah dan spontan. Tetapi kenyataannya sangat berbeda!

Apa itu fotografi profesional?

Pada dasarnya, siapa pun dapat mengambil foto yang luar biasa – itu adalah soal memiliki mata untuk detail, warna, keseimbangan dan estetika, peralatan yang cukup bagus, berada di tempat yang tepat pada waktu yang tepat, pencahayaan yang baik, dan banyak keberuntungan. Beberapa mungkin profesional paruh waktu, meliput acara atau mengkhususkan pada genre tertentu, tetapi mereka harus membuatnya menguntungkan dan mereka bertanggung jawab kepada klien atau siapa pun yang telah menugaskan pekerjaan untuk menghasilkan produk yang baik. Tetapi perbedaan nyata antara seorang amatir berbakat dan seorang profesional adalah bahwa fotografer profesional mencari nafkah darinya dan memperlakukan fotografi sebagai sebuah bisnis.

Orang mungkin menjadi fotografer karier waktu penuh, tetapi jika mereka mendapatkan penghasilan mereka sendiri dari fotografi, maka mereka benar-benar fotografer profesional. Menjadi seorang profesional berarti seseorang mengikuti cara yang kompeten dan terorganisir dalam melakukan sesuatu. Berlatih layanan pelanggan yang baik, asuransi, kontrak, pengaturan parameter penetapan harga, investasi dalam peralatan, iklan dan bisnis terkait seperti percetakan, desain grafis adalah beberapa keunggulan fotografer profesional.

Apa yang diperlukan untuk menjadi seorang profesional

Fotografi adalah seni dan kerajinan. Sementara orang memang membutuhkan sejumlah kreativitas, estetika dan bakat, mengubah hobi menjadi profesi memang membutuhkan pelatihan dan pendidikan. Banyak fotografer profesional belajar di tempat kerja, mendapatkan magang ke profesional atau mengambil kesulitan untuk mendapatkan pendidikan teknis dalam fotografi. Bahkan bisa menjadi kursus jangka pendek. Latar belakang dalam sains membantu.

Jika Anda bertujuan untuk mempraktekkan genre fotografi tertentu seperti ilmiah, arsitektur, perjalanan, makanan, jurnalisme, glamor, dll, maka pengalaman dan keahlian di bidang itu sangat penting.

Tetapkan Merek Anda

Menyerang sendiri setelah Anda merasa siap untuk menantang. Anda sekarang harus melepaskan diri dari paket dan menjadikan pekerjaan Anda unik, berorientasi pada klien dan tidak salah lagi milik Anda. Fotografer profesional adalah merek dalam dirinya sendiri. Di dunia berjaringan dewasa ini, penting untuk menetapkan identitas Anda melalui media sosial, dari mulut ke mulut, dan iklan bertarget.

Diversifikasi

Fotografi bukan hanya tentang mengklik foto. Hal ini juga dapat melibatkan bidang seperti memelihara kumpulan foto / gambar stok atau menjual cetakan seni eksklusif. Aspek teknis dari bisnis seperti memasok lensa, peralatan studio, mendirikan studio desain grafis profesional, pelatihan dll semua bagian dari diversifikasi keterampilan Anda sebagai fotografer profesional.

Kesimpulan

Fotografi adalah profesi yang sangat menguntungkan dan bermanfaat, tetapi membutuhkan usaha dan kualitas yang konsisten untuk menjadikannya karier Anda.