Logging dengan baik

Salah satu aplikasi utama dari penebangan sumur adalah untuk lokasi sumber daya minyak bumi. Teknik pembalakan sumur digunakan untuk menambah pengetahuan yang diperoleh dari teknik lain seperti analisis inti, stek, dan sampel dinding samping.

Hidrokarbon lebih resistif daripada zona air yang berdekatan. Sebagian besar pengukuran listrik dapat dilakukan bahkan jika sumur tidak ditutup. Jika resistivitas dalam tinggi, itu bisa menjadi indikasi bahwa hidrokarbon ada. Jika resistivitas yang mendalam relatif lebih rendah, itu menunjukkan adanya batuan seperti serpih atau pasir basah. Resistivitas diukur dalam ohm-meter.

Penebangan potensial secara spontan atau mandiri melibatkan pengukuran perbedaan potensial listrik yang terjadi secara alami di bumi. Kurva potensi diri adalah pencatatan berkelanjutan dari data terhadap kedalaman. Ini menunjukkan perbedaan potensial listrik antara elektroda yang bergerak dalam sumur dan elektroda tetap di permukaan. Elektroda diturunkan ke bawah sumur, dan potensial listrik diukur di beberapa lokasi di dalam sumur sehubungan dengan elektroda tetap di permukaan. Laju penebangan sekitar 1,5 kilometer per jam. Alat yang dibutuhkan adalah: elektroda, galvanometer, dan baterai kecil.

Dalam metode pencatatan induksi, bagian penginderaan memang terdiri dari susunan kumparan pemancar dan penerima. Koil pemancar diberi energi dengan arus bolak-balik yang menghasilkan pembangkitan medan elektromagnetik dalam formasi di dalam sumur. Gulungan penerima yang terletak antara 12 hingga 40 inci dari gulungan pemancar, dapat merasakan atau mendaftarkan bidang resultan total. Bidang resultan total adalah jumlah bidang utama yang dihasilkan oleh pemancar dan medan sekunder yang dihasilkan oleh interaksi medan utama dengan formasi batuan di sekitarnya. Bidang sekunder harus dianalisis untuk amplitudonya dan karakteristik fase. Analisis ini dapat digunakan untuk menurunkan nilai resistivitas dan kerentanan magnetik dari formasi litologi. Pencatatan induksi sebenarnya mengukur konduktivitas formasi, dan karenanya bisa juga disebut sebagai metode pembalakan konduktivitas.

Log gamma-ray juga dikenal sebagai log serpih. Metode ini mengukur radiasi gamma yang terjadi secara alami. Shales biasanya memancarkan sinar gamma lebih banyak daripada jenis batuan sedimen lainnya seperti batu pasir, batu kapur, dll. Kalium radioaktif adalah komponen umum dalam serpih. Jadi pencatatan sinar gamma memang memfasilitasi untuk membedakan antara serpih dan non-serpih.

Litologi dapat diidentifikasi dari log litologi. Defleksi ke sisi kanan pada kedua gamma-ray log dan log potensi diri memang menunjukkan adanya serpih. Defleksi ke kiri pada kedua log menunjukkan adanya pasir.

Log porositas juga dapat memfasilitasi untuk identifikasi formasi berpori dan tidak berpori. Defleksi ke sisi kiri pada batang kayu dapat menjadi indikasi keberadaan bebatuan yang lebih berpori. Defleksi ke sisi kanan, bisa menjadi tanda untuk kehadiran formasi yang kurang berpori.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *